Audit Dongkrak Penerimaan Pajak

Badan Pemeriksa Keuangan menyatakan rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (tax ratio) masih sangat rendah dibanding negara lain. Auditor negara itu menjamin, dengan audit pajak, penerimaan negara dari sektor tersebut akan melonjak tajam.

Ketua BPK Anwar Nasution mengaku prihatin melihat minimnya rasio pajak Indonesia yang hanya 13,5 persen. Rasio pajak Indonesia ini hampir sama dengan Laos. “Ini memalukan,” katanya, setelah menyampaikan hasil laporan pemeriksaan BPK semester pertama 2007 kepada Dewan Perwakilan Daerah di Jakarta kemarin.

Perekonomian Indonesia, kata dia, sudah jauh lebih maju dibanding Laos sehingga rasio penerimaan pajak seharusnya bisa lebih tinggi. “Tax ratio harus naik. Kalau tidak, bagaimana mau bayar utang, bangun sekolah, dan memperkuat angkatan bersenjata. Masak lawan Malaysia di Ambalat pakai keris,” ujarnya.

Dia mengatakan BPK bisa membantu pemerintah mendongkrak penerimaan negara dengan cara mengaudit pajak. Audit itu akan memperbaiki kinerja aparat pajak dan bisa meningkatkan penerimaan negara secara signifikan “Tugas kami membantu Pak Darmin (Nasution, Direktur Jenderal Pajak) dan Ibu Sri Mulyani (Menteri Keuangan), bukan mengganggu mereka,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menanggapi rencana BPK dan Direktorat Jenderal Pajak menandatangani nota kesepahaman protokol audit pajak. Menurut anggota BPK I Gde Agung Ray, BPK dan Direktorat Jenderal Pajak sedang bernegosiasi menyusun standar prosedur operasi audit pajak oleh BPK. Standar itu nantinya akan dipakai sebagai pegangan aparat pajak dan BPK melakukan pemeriksaan. “Sedang kami bahas,” kata dia.

Jumlah pemegang nomor pokok wajib pajak naik lima kali lipat, kata Anwar, belum tentu membuktikan penerimaan negara naik. Karena itu, ia menuntut kinerja aparat pajak dibenahi. Sri Mulyani enggan berkomentar saat ditanya rendahnya rasio pajak. “Butuh waktu panjang membahas ini,” ujarnya, kemarin.

Koran Tempo; Jumat, 23 Nov 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: