Lunasi Pajaknya Awasi Penggunaanya

Slogan yang sering kita dengar dan lihat baik di radio, TV dan media cetak hal menunjukkan adanya keseriusan dan Pemerintah khususnya Departemen Keuangan (baaca Direktorat Jenderal Pajak) untuk terus selalu mengamankan penerimaan Negara.

Namun disatu sisi terkadang orang lupa dana hanya tahunya bahwa yang haraus selalu diawasi adalah para pencari (Pajak) namun kita lupa bahwa yang lebih bahaya dan memang harus kita awasi adalah para penggunanya teutama Instansi/Departemen lembaga dan Pihak Pememerintahan Daerah yang notabene tinggal ngegunain anggaran di APBN maupun di APBD.

Ingat korupsi yang lebih menggerogoti dan benar benar membikin negara kelimpungan justru terjadi oleh pada pengguna Anggaran ini dan sudah bukan hal yang tabu dan memang masyarakat tahu bahwa telah terjadi pembengkakan dalam setiap biaya proyek atau kegiatan dan biasanya hal ini dilakukan secara sistem. Kita bisa lihat saja kehidupan para PNS sekarang begitu wah dan mewah padahal dari segi gaji mereka kurang 2-5 Juta namun kehidupan mereka seperti berpenghasilan 15-25 juta perbulan..sungguh ironis dan naif memang.
Dan yang harus kita awasi benar-benar adalah para anggota dewan yang melakukan korupsi secara sistem dengan menggunakan berbagai aturan yang nyata-nyatanya hanya untuk menghabiskan anggaran.

So yuk mari kita bersama-sama untuk selalu mengawasi pada pencari dan penggunan anggaran jangan sampai negara ini hancur oelh tikus-tikur berdasi….

Mari Kita Berantas Korupsi

Satu Tanggapan

  1. Setuju pak, saya sebagai petugas pajak sangat nggak rela jika uang yang kami kumpulkan dengan susah payah malah diselewangkan dan digunakan bukan untuk kepentingan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: