Indonesia Boros BBM

JAKARTA–MI: Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat boros dalam menggunakan energi khususnya Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Di dunia ini hanya tinggal Indonesia dan salah satu negara di Afrika yang masih menggunakan minyak tanah. Cuma kita yang boros sekali,” kata Jusuf Kalla dalam dialog makan malam bersama pemimpin redaksi media massa di kediamannya, Rabu (2/4).

Wapres menjelaskan bahwa dalam setiap satu liter minyak tanah yang dibeli masyarakat, maka negara membayar subsidi sebesar Rp6.500. Menurut dia, ongkos produksi atau nilai ekonomis minyak tanah sebesar Rp8.500.

Namun pemerintah hanya menjualnya sebesar Rp2.000. “Selama ini negara membayar subsidi sebesar Rp45 triliun per tahun,” katanya.

Karena itu, tambahnya, pemerintah berusaha keras untuk mengkonversi minyak tanah ke elpiji dan program tersebut harus berhasil. Wapres menjelaskan untuk program konversi minyak tanah ke elpiji tersebut membutuhkan dana Rp15 triliun. Namun, tambah Wapres, jika konversi berhasil maka setiap tahun akan ada penghematan sebesar Rp40 triliun.

Dalam kesempatan itu, Wapres mengajak media massa untuk bersama-sama menjaga optimisme bangsa. Wapres mengajak media massa tidak terus menerus memberitakan kesulitan-kesulitan.

“Janganlah kita terus menerus dibombardir dengan berita-berita kesulitan-kesulitan. Bahwa ada masalah, diakui memang ada, tapi marilah beritakan secara proporsional,” katanya.

Dalam kesempatan itu Wapres, juga menjelaskan bahwa saat ini Indonesia memiliki ketahanan pangan di Indonesia. Saat ini, tambahnya, Indonesia tidak mengalami kesulitan soal stok beras. Hal ini lebih baik jika dibandingkan dengan Filipina, Banglades, atau China.

Wapres menambahkan pemerintah pada tahun 2007 lalu membeli bibit padi unggul sebesar Rp1 triliun yang disebarkan ke masyarakat. Karena itu, tambahnya, saat ini produksi meningkat.

“Untuk tahun 2008 kita akan beli bibit hibrida padi sebanyak Rp1,5 triliun. Dan kita berikan ke petani,” kata Wapres.

Dengan kondisi seperti itu, tambah Wapres maka ketahanan pangan Indonesia saat ini sangat baik. Wapres mengatakan saat ini merasa bersyukur tidak terkena imbas soal krisis pangan dunia.

“Yang penting. Kita saat ini sudah tidak lagi impor beras. Dan tidak ada tanda-tanda untuk impor. Padahal biasanya tiap bulan Januari sudah mulai impor,” katanya.

Karena itu, Wapres meminta kepada media massa untuk saling menyadari bahwa tidak ada kekhawatiran soal persediaan pangan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: